Jadi Mualaf Karena Al-Qur’an: Kisah-Kisah Nyata Hidayah dari Kalamullah


1. Yusuf Estes (Mantan pendeta yang memeluk Islam setelah berdiskusi dengan seorang Muslim dan mempelajari Al-Qur’an)
Yusuf Estes lahir dengan nama asli Joseph Estes pada tahun 1944 di Texas, Amerika Serikat. Sebelum memeluk Islam, beliau adalah seorang pendeta Kristen dan bekerja sebagai seorang pendeta serta pengkhotbah di gereja-gereja di Amerika. Ia sangat aktif dalam kehidupan Kristen dan bahkan menjadi seorang pendeta yang cukup terkenal. Namun, meskipun berada di dalam komunitas Kristen, Yusuf merasa bahwa ada banyak ketidaksesuaian dan ketidakjelasan dalam ajaran yang ada. Meskipun begitu, ia tetap menjalani hidupnya sebagai seorang pendeta yang mendalami lebih lanjut keyakinannya.
Perjalanan Yusuf Estes menuju Islam dimulai ketika ia berinteraksi dengan beberapa orang Muslim di Amerika. Beliau mulai mengenal Al-Qur’an secara tidak langsung melalui pertemuannya dengan seorang teman Muslim yang menunjukkan padanya beberapa buku tentang Islam. Namun, perjumpaan yang lebih dalam terjadi ketika dia benar-benar mulai mempelajari Al-Qur’an secara langsung. Salah satu titik balik yang sangat penting adalah ketika dia mendengarkan penjelasan tentang Tauhid (keesaan Tuhan) yang sangat jelas dalam ajaran Islam, yang menurutnya, lebih mudah dimengerti dan diterima daripada konsep Trinity dalam agama Kristen.
Bagian dari Al-Qur’an yang sangat menggugah hati Yusuf Estes adalah Surah Al-Baqarah (2:255) yang berbunyi: “Allah! Tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus makhluk-Nya. Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.”
Ayat ini menunjukkan tentang keesaan Allah dan tidak adanya sekutu bagi-Nya, yang sangat kontras dengan konsep ketuhanan dalam Kristen yang memisahkan Tuhan dalam tiga pribadi. Ayat ini memberikan gambaran tentang Tuhan yang Maha Sempurna, yang sangat berpengaruh dalam perubahan pandangannya terhadap agama.
Meskipun hatinya mulai menerima Islam, Yusuf Estes menghadapi perjuangan batin yang sangat berat. Sebagai seorang pendeta yang telah lama mengabdikan diri dalam agama Kristen, keputusan untuk meninggalkan agama yang telah membesarkannya adalah sesuatu yang tidak mudah. Ia merasa bahwa ia telah dibesarkan untuk melayani Tuhan dalam tradisi Kristen dan seketika beralih menjadi Muslim akan sangat mempengaruhi hidupnya, terutama dalam hal komunitas dan hubungan sosial. Namun, setelah mempelajari lebih dalam tentang Islam, dia merasa bahwa ajaran Islam jauh lebih jelas, murni, dan dapat dipahami dengan logika yang lebih sederhana.
Di sisi lain, ada juga tantangan sosial, karena keputusannya untuk menjadi Muslim tidak diterima dengan mudah oleh banyak orang Kristen yang mengenalnya. Namun, Yusuf tidak merasa takut atau ragu. Ia yakin bahwa jalan yang ditempuhnya adalah yang terbaik, dan ia siap untuk menghadapi segala tantangan yang datang.
Setelah memeluk Islam pada tahun 1991, Yusuf Estes mengalami transformasi besar dalam hidupnya. Tidak hanya dirinya yang mengalami perubahan, tetapi juga pandangan hidupnya terhadap masyarakat dan dunia. Ia segera dikenal sebagai seorang da’i (pengajak kepada Islam) yang aktif, menyampaikan pesan-pesan Islam kepada masyarakat, terutama di kalangan orang-orang Barat. Sebagai seorang da’i, ia mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan pesan Islam dan menjawab banyak pertanyaan tentang agama ini, baik kepada sesama Muslim maupun non-Muslim.
Yusuf Estes menjadi salah satu tokoh yang sangat terkemuka dalam penyebaran Islam di dunia Barat, khususnya di Amerika Serikat. Ia mendirikan beberapa program dakwah, yang antara lain adalah Islamic Voice International, dan berperan aktif dalam memberi ceramah di banyak tempat, termasuk di universitas dan konferensi internasional. Salah satu ceramah terkenalnya yang sangat banyak mendapatkan perhatian adalah ketika ia berbicara tentang keindahan Islam dan kesederhanaannya, yang begitu memikat hati banyak orang.
Sumber:
Lihat Yusuf Estes, From Christianity to Islam: The Story of My Journey, Islamic Book Trust, 2007, hlm. 150–175. Dan Islamic Voice International, “The Life of Yusuf Estes,” https://www.islamicvoice.com/yusuf-estes-biography/.